Berikut ini merupakan kelanjutan tulisan sebelumnya dari terjemahan bebas da
1. Buat Sebuah Rencana untuk Blog Anda
Anda ingin mempunyai sebuah blog. Sekarang anda sudah punya satu.
Apa yang akan anda lakukan dengan blog itu?
Pertanyaan ini sepertinya sederhana, tetapi tidak demikian. Apa yang akan anda
lakukan dengan blog itu? Apakah blog anda punya sebuah tujuan dan alasan yang
jelas? Apakah anda ada ide akan menulis tentang sesuatu di blog yang baru anda
punya itu? Atau anda baru saja punya blog karena melihat orang lain memiliki blog?
Pikirkan itu sekarang.
Jika anda adalah orang baru dalam dunia blog, pelajari dulu apa sih blog itu dan
lihatlah orang lain bagaimana mereka nge-blog tentu lewat tulisan-tulisannya.
Coba cek dan kunjungi blog-blog yang sebelumnya telah ada melalui Technorati,
Memeorandum, dan Google Blogsearch untuk melihat apa yang dilakukannya
dan bagaimana mana mereka menulis atau nge-blog.
Kunjungi juga WordPress.com Blogs of the Day yang menampilkan blog-blog
populer dengan berbagai bahasa yang ada di wordpress.com. Jika anda telah
login (masuk) di WordPress.com, ketika anda melihat blog WordPress.com
seperti yang ini, anda akan melihat juga bar-biru pada bagian atas setiap halaman.
Pada sebelah kanan bar berwarna biru itu ada tautan untuk menuju “Next Blog”
(dengan tanda panah menghadap ke kanan). Klik saja itu dan anda akan di bawa
ke blog wordpress.com yang lain secara acak. Dengan nge-klik bar biru itu maka
anda akan melihat aktifitas blogging yang dilakukan komunitas WordPress.com.
Saat ini ada lebih dari 700.000 blog wordpress.com, jadi anda mempunyai banyak
contoh-contoh blog dengan berbagai gaya-style.
Untuk memulai proses pembuatan rencana blog yang anda buat, buatlah sebuah
daftar 10 hal yang akan anda jadikan bahasan blog. Jika anda hanya memiliki sedikit
visi/tujuan, yah minimal cukup dengan 5 atau berapa saja. Di bawah setiap hal yang
anda telah tetapkan itu buatkah daftar lagi yang lebih spesifik untuk masing-masing
topik. Contohnya seperti (blognya lorrele) dibawah ini:
| WordPress | WordPress.com | Blogging | Web Design | Bloggers |
| WordPress tips WordPress tricks template files template tags using WordPress WordPress Themes WordPress news WordPress Plugins |
How to use WordPress.com WordPress.com tips WordPress news WordPress.com bloggers Who uses WordPress.com Why use WordPress.com blogs |
Blogging tips How to blog Blog writing Who blogs Who reads blogs How do blogs work Blog technology Tools and resources |
CSS HTML/XHTML Design Elements Website development Browser bugs Layout and structure Tools and resources |
Who blogs Types of blogs Types of bloggers Blogging communities and groups Blogging societies and clubs Blog networks and networking |
Dari daftar yang anda buat itu, pilihlah kategori anda. Jika anda mengetahui apa yang
akan anda tulis, kemudian buatlah sebuah kategori pada masing-masing pokok bahasan.
Dari daftar yang dibuat Lorrele di atas, Ia mengeset kategori awalnya sebagai Blog Babble
(tentang blogging dan bloggers), Web Wise, WordPress News, WordPress Tips, dan
WordPress.com. Beberapa bulan kemudian, ia memiliki cukup artikel untuk membuat
kategori yang lebih banyak lagi.
Ok, mulailah dengan kategori yang anda perlukan dan anda bisa menambahkannya lagi anti.
Dengan anda memiliki outline tujuan dan kategori, akan diperlukan beberapa menit
untuk menuliskan beberapa ide cerita tentang tulisan blog anda pada setiap masing-masing
kategori. Direkomendasikan setidaknya memilikinya tiga kategori, lebih bagus lagi
mungkin lima, untuk menolong anda untuk mengawalinya. Jadikan itu sebagai bagian
dari perencanaan untuk menulis dari ide awal dalam minggu-minggu pertama dan
kedua dalam kehidupan blog anda.
Dengan ide yang jelas dari suatu topik anda akan melakukan blogging, menuliskan
satu atau dua buah kalimat deskripsi, atau bahkan sebuah paragraf, yang mendeskripsikan
apa yang menjadi bahasan utama blog anda. Dari situ, datanglah judul dan subjudul
untuk blog baru anda, yang secara spesifik membantu pada apa yang semestinya menjadi isi blog anda.
Dengan judul blog baru, subjudul, paragraf deskripsi, kategori, dan beberapa ide-ide
untuk artikel, maka jari anda siap untuk menari di atas tuts keyboard untuk
mengisi blog, anda telah siap untuk melakukan langkah berikutnya.
Sumber Tulisan: lorelle.wordpress.com